Kebijakan Pemeriksaan Plagiarisme
Jurnal Mega Agroakuatika berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan menjunjung tinggi etika publikasi ilmiah. Oleh karena itu, segala bentuk plagiarisme dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap standar publikasi ilmiah.
Plagiarisme adalah tindakan menggunakan karya, ide, data, proses, hasil penelitian, atau kata-kata milik pihak lain tanpa memberikan pengakuan, sitasi, atau izin yang semestinya. Penulis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Seluruh manuskrip yang dikirimkan ke Jurnal Mega Agroakuatika akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme, seperti Turnitin, sebelum memasuki proses review maupun sebelum diterbitkan. Penulis juga dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesamaan naskah secara mandiri sebelum melakukan pengiriman artikel.
Jurnal Mega Agroakuatika memperhatikan beberapa bentuk plagiarisme berikut:
Plagiarisme Penuh (Full Plagiarism)
Penggunaan keseluruhan atau sebagian besar karya yang telah dipublikasikan sebelumnya tanpa perubahan yang signifikan dan tanpa memberikan pengakuan kepada sumber asli.
Plagiarisme Parsial (Partial Plagiarism)
Penggunaan konten dari berbagai sumber dengan melakukan perubahan terbatas pada susunan kalimat atau tata bahasa tanpa memberikan sitasi yang memadai kepada sumber aslinya.
Self-Plagiarism
Penggunaan kembali sebagian atau seluruh karya yang telah dipublikasikan sebelumnya oleh penulis yang sama tanpa pengungkapan atau sitasi yang sesuai. Self-plagiarism juga mencakup publikasi ulang artikel yang sama atau sangat serupa pada jurnal yang berbeda.
Apabila indikasi plagiarisme ditemukan pada tahap review, penyuntingan, maupun sebelum publikasi, editor akan menghubungi penulis untuk melakukan revisi, penulisan ulang, atau memberikan sitasi yang sesuai. Manuskrip dengan tingkat kemiripan yang melebihi batas yang ditetapkan jurnal atau mengandung unsur plagiarisme yang substansial dapat ditolak untuk dipublikasikan.
Jika plagiarisme terdeteksi setelah artikel diterbitkan, jurnal akan melakukan investigasi sesuai dengan prosedur etika publikasi yang berlaku. Apabila terbukti terjadi pelanggaran, artikel dapat dikoreksi, ditarik (retracted), atau diberikan pemberitahuan resmi sesuai tingkat pelanggaran yang ditemukan. Dalam kasus yang serius, jurnal dapat menghubungi institusi penulis atau lembaga pendanaan terkait.








